The purpose of anthropology, is to make the world safe for human differences”

Ruth Benedict

Isu terkait pelarangan mudik menjadi suatu hal yang sedang sering diperbincangkan beberapa hari belakangan ini. Semenjak adanya pandemi Covid-19, tradisi mudik masyarakat Indonesia dilarang untuk sementara waktu agar tidak terjadinya lonjakan kasus positif. Kemudian, bagaimana yang terjadi dengan pelarangan mudik libur lebaran yang dilaksanakan 6-17 Mei beberapa hari ini. Pembahasan lebih lanjut oleh Drs. Pande Made Kutanegara dan perspektif dari pemudik yang ingin menemani sanak saudara untuk lebaran tahun ini akan dibahas dalam video ini.

Salib merupakan benda rohani bagi umat Kristen dan Katolik dan lekat dengan makna simbolik bagi para pemeluknya. Tidak jarang segala hal berbentuk mirip salib dikaitkan dengan agama tersebut. Kali ini akan mengupas interpretasi dan makna pada simbol salib bagi seorang pengrajin rosario, Mas Joko. Rosario merupakan benda rohani Katolik yang memiliki salib diujungnya. Video ini merupakan bagian dari program kerja media komunikasi Keluarga Mahasiswa Antropologi UGM (KEMANT UGM) yang berbasis video dokumenter menggunakan platform Youtube KEMANT UGM. Kami berusaha menilik perspektif dari orang-orang yang terlibat dalam isu yang diangkat dan akan membedah makna serta merefleksikan pandangan terhadap isu tersebut.
Rembug Jarak Amant : Tanahku Tanah Siapa? Persoalan akan resistensi lahan kerap menghiasi berita-berita diberbagai media. Baik isu pangan (food estate) hingga guna lahan. Diskursus ini lagi-lagi menyasar pada tanah adat yang mana kian hari makin dipertanyakan eksistensinya. Adanya polemik vertikal penguasaan atas lahan yang berdasar pada kebijakan formal membuahkan kerusakan fisik yang makin hari makin terasa bagi masyarakat pemilik tanah adat. Melihat kondisi ini, Rembug Jarak Amant akan menjadi wadah diskusi terkait resistensi yang tejadi pada tanah adat, bagaimana beragam polemik muncul.
Setiap orang memiliki bayangan yang berbeda ketika mendengar kata “Papua”. Sudah banyak berita, artikel, bacaan yang membicarakan tentang Papua, tapi apakah kita benar-benar mengenal Papua? Apakah Papua seperti apa yang kita bayangkan? Rekemant #2 ini akan membahas kisah dari Papua. Teman-teman kami, Sophia Nawipa, Lenora Yustina Nawipa, dan Ruth Anastasia Nawipa dari Nabire, Papua akan menceritakan kesehariannya di Papua. Kami juga mewawancarai Ade Yamin, Antropolog yang sering meneliti di Papua dan berbagai jurnal ilmiahnya tentang Papua untuk menyampaikan pandangannya tentang Papua.
REMBUG JARAK AMANT : SATU DEKADE ERUPSI MERAPI Meletusnya Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010 silam bukan hanya meninggalkan memori bagi masyarakat Yogyakarta, tetapi juga memberikan berbagai perubahan bagi masyarakat yang mengalami kejadian besar itu. Perubahan yang terjadi terdapat di berbagai aspek, baik dalam aspek lingkungan, budaya, serta terutama sosial. Oleh karena itu, melihat perubahan sosial yang terjadi setelah meletusnya Gunung Merapi merupakan hal yang menarik untuk didiskusikan kembali. Sehingga, di Rembug Jarak Amant kali ini akan mendiskusikan mengenai kejadian meletusnya Gunung Merapi satu dekade yang lalu dan perubahan sosial apa yang akhirnya terjadi di dalam lingkup masyarakat dan dampaknya hingga saat ini.